Showing posts with label BLOG. Show all posts
Showing posts with label BLOG. Show all posts

Friday, October 21, 2016

Puisi One Day No Rice Satu Hari Tanpa Nasi - Last Version

One Day No Rice

 Satu hari tanpa nasiTerdengar asing oleh kita      Tampaknya sangat sulit bagi kita      Padahal itu bukanlah masalah      Sesuap nasi bukanlah masalah      Bisa diganti dengan sepotong ubiSepotong singkong pun bisa menggantinyaMasih banyak makanan pokok lainnyaMakanan pokok sebenarnya banyakHanya saja . . .Nasi sudah menjadi makanan pokokHal itu tidak bisa dihindari . . .      Dulu nasi penyemangat hidupku . . .      Tapi sekarang nasi telah tergantikan      Oleh sepotong dan sepiring ubiOne day no riceKita galakanPetani senang hatinya riangPenennya berkah, umbinya banyakBiar berguna bagi semua     Jagung singkong
     Umbi dan talas     Bisa diolah bermacam – macamHari Jum’at kita makannyaSatu hari tanpa makan nasiBadanku sehat dan juga kuatBanyak manfaat yang kita dapat     Jagung singkong     Umbi dan talas      Itu semua makanan kita

Narasi Beras Mutiara Kebumen - Terbaru

“BERAS MUTIARA”
KEBUMEN
                                              P-IRT NO      : 219330558768
        BAR CODE   :  8997210170017

Beras Mutiara Kebumen

Desa Plumbon merupakan desa yang masuk di wilayah Kecamatan Karangsambung yang luas wilayahnya 892,384 ha mempunyai potensi bahan baku ubi kayu yang besar yaitu dengan luas tanam lebih dari 350 ha dan rata-rata panennya 15 kuintal/ha. Kelompok “Mutiara Baru” merupakan kelompok usaha tani yang sudah aktif memproduksi aneka tepung seperti tapioka, jagung dan Mocaf, aneka pangan olahan berbahan ubi kayu seperti sriping singkong rasa gadung, rengginang dan oyek. Desa tersebut memiliki modal yang sangat baik untuk pengembangan pengolahan pangan lokal diantaranya adalah historis masyarakatnya mengkonsumsi pangan pokok non beras (oyek dari singkong), bahan baku berupa singkong dan jagung tersedia sepanjang musim, kondisi jalan utama dan jalan desa baik, sehingga memperlancar distribusi dan akses pangan serta pernah mendapat Juara 1 Tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam Lomba Desa, sehingga diharapkan masyarakatnya responsif terhadap perubahan dan inovasi teknologi.

Pengembangan pengolahan pangan berbahan ubi kayu tersebut semakin pesat dengan adanya inovasi teknologi berupa peralatan pembuatan Beras Analog. Produk Beras Analog yang menggunakan bahan tepung jagung dan tepung Mocaf tersebut kemudian dapat segera diproduksi oleh kelompok Mutiara Baru.  Pada perkembangannnya setelah melalui serangkaian proses uji coba produksi untuk menentukan komposisi yang terbaik dalam proses produksi Beras Analog akhirnya terciptalah Beras Analog yang dari segi warna, tekstur dan rasa menyerupai beras dari padi dan selanjutnya dikenal sebagai “Beras Mutiara”.